persadasawunggaling2

Just another WordPress.com site

Youtube’s Business Model December 13, 2010

Filed under: Tugas Creativity & Innovation — elmira listy @ 1:54 pm

 

YouTube didirikan pada Februari 2005 oleh tiga mantan karyawan PayPal. Melalui investasi dari perusahaan Sequoia Capital secara resmi diluncurkan pada bulan Desember tahun yang sama. Segera setelah itu, ia menjadi hit instan antara para penggunanya. Pada tahun depannya, Youtube mampu menduduki peringkat kelima Website yang paling populer dengan pangsa lebih dari 60 persen dari semua yang menonton video online. Pada saat itu ada 100 juta klip video yang dilihat setiap hari. Melihat kesuksesan tersebut, tentu kita akan bertanya-tanya business model seperti apa yang dimiliki Youtube. Untuk menjawab pertanyaan tersbeut, berikut gambaran business model dari Youtube beserta penjelasan singkat tentang business model tersebut:

 

 

 

Ada banyak elemen key elements dari model bisnis yang menjelaskan bagaimana YouTube menciptakan value untuk menarik pelanggan dan memenuhi kebutuhan mereka. Para penyedia video internet menargetkan pada tiga kelompok: pengiklan, pengguna situs video sharing, dan pemasok.

YouTube bisa digunakan sebagai media untuk iklan video online dengan menempatkan iklan dalam video tersebut. Sebagai pengiklan, youtube  mempublikasikan produk atau jasa sebanyak mungkin, pesan mereka akan ditampilkan sebagai pop-up iklan pada video yang terkait dengan bisnis mereka. Biaya iklan melalui video online YouTube sedikit dibandingkan dengan saluran komunikasi lainnya.

Youtube memiliki tujuan untuk menarik orang untuk menggunakan website video untuk berbagi dan meng-upload video. YouTube berisi perpustakaan online terbesar dari klip video, klip TV, video musik, dan sebagainya. Teknologi yang digunakan untuk video akan terus di update mengikuti perkembangan teknologi yang ada yang tentu saja ke arah yang lebih baik.

Kelompok sasaran ketiga adalah pemasok. Melalui kemitraan dengan perusahaan media seperti CBS, BBC dan MTV, dan kelompok bisnis seperti Sony BMG dan Warner Music Group, YouTube dapat menempatkan merek konten di situs tersebut dan meningkatkan teknologi video.

Sumber utama YouTube dari pendapatan berasal dari iklan. Pendapatan yang didasarkan pada tiga pendorong utama yang secara dramatis dapat bervariasi dan berfluktuasi: jumlah video stream, persentase iklan, dan pendapatan per iklan (biaya per seribu tampilan).

Pendapatan youtube  terutama berasal dari iklan yang terdapat pada halaman tampilan video. Jika Anda melihat ada video dari YouTube Anda akan menemukan iklan lapisan di bagian bawah layar ketika anda menonton video serta beberapa iklan di sisi kanan layar.

sumber: http://engmba.wikidot.com/c-youtube-google-and-the-rise-of-internet-video

Advertisements
 

..Spiritual Creativity..

Filed under: Tugas Creativity & Innovation — elmira listy @ 12:43 pm

 

 

 

Kali ini, saya akan membahas tentang spiritual creativity. Kebanyakan dari kita tentu masih asing dengan istilah tersebut. Jadi, pada dasarnya, makna dari spiritual creativity adalah, bagaimana seseorang dapat berpikir kreatif atau menghasilkan sesuatu yang kreatif dengan menggunakan kecerdasan spiritual yang dimiliki. Kecerdasan spiritual tersebut biasa kita kenal dengan spiritual quotient atau spiritual intelligence atau bisa jg disingkat SQ. Menurut wikipedia, SQ merupakan Berikut penjelasan lebih dalam mengenai SQ..

 

 

Menurut Munandir (2001 : 122) kecerdasan spritual tersusun dalam dua kata yaitu “kecerdasan” dan “spiritual”. Kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah yang dihadapinya, terutama masalah yang menuntut kemampuan fikiran. Berbagai batasan-batasan yang dikemukakan oleh para ahli didasarkan pada teorinya masing-masing. Selanjutnya Munandir menyebutkan bahwa Intelegence dapat pula diartikan sebagai kemampuan yang berhubungan dengan abstraksi-abstraksi, kemampuan mempelajari sesuatu, kemampuan menangani situasi-situasi baru.

Sementara itu Mimi Doe & Marsha Walch mengungkapkan bahwa spiritual adalah dasar bagi tumbuhnya harga diri, nilai-nilai, moral, dan rasa memiliki. Ia memberi arah dan arti bagi kehidupan kita tentang kepercayaan mengenai adanya kekuatan non fisik yang lebih besar dari pada kekuatan diri kita; Suatu kesadaran yang menghubungkan kita langsung dengan Tuhan, atau apa pun yang kita namakan sebagai sumber keberadaan kita.  Spiritual juga berarti kejiwaan, rohani, batin, mental, moral.

Jadi berdasarkan arti dari dua kata tersebut kerdasan spiritual dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk menghadapi dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan nilai, batin, dan kejiwaan. Dengan begitu, orang-orang dengan SQ yang tinggi, akan lebih bisa mengendalikan perilakunya sehingga bisa menghambat perilaku-perilaku non-produktif yang tidak perlu, memacu kinerja dan dampaknya tentu peningkatan produktivitas. Berangkat dari hal tersebutlah ide-ide serta pemikiran yang kreatifpun dapat tercipta.

Sumber: http://ilmupsikologi.wordpress.com/2010/02/18/pengertian-kecerdasan-spritual/

 

SCAMPER Method and iPad

Filed under: Tugas Creativity & Innovation — elmira listy @ 8:59 am

Dalam dunia kreatifitas dan inovasi, kita mengenal istilah SCAMPER method. Hmm, tapi apa sebenernya SCAMPER itu?. Ternyata SCAMPER merupakan sebuah metode untuk mengembangkan satu ide menjadi beberapa ide. Ada 7 aspek dalam SCAMPER, yang merupakan kepanjangan daru SCAMPER itu sendiri, yaitu: substitute, combine, adapt, modify, put to other use, elimination, dan yang terahir rearrange. Pada dasarnya ide apapun bisa dikembangkan dengan menggunakan metode SCAMPER ini. Chart berikut ialah contoh pengembangan ide dari sebuah produk iPad berdasarkan metode SCAMPER:

Nah, itu dia kurang lebih contoh pengembangan ide menggunakan metode SCAMPER. Siapapun dari kita bisa mengaplikasikan metode ini dalam kehidupan sehari-hari untuk melatih daya kreatifitas yang telah dimiliki. Okay, segitu aja penjelasan tentang SCAMPER method, semoga berguna.

Best regard,

Listy.